Mengenal Lebih dalam Domain Dan subdomain, Awal Mulai Membuat Website 2020

Mengenal Lebih dalam Domain Dan subdomain
Pengertian Domain
Domain adalah alamat/ nama unik yang akan mengantarkan Anda
ke website yang Anda tuju. Pada dasarnya, domain merupakan bentuk sederhana
dari alamat IP yang berupa kombinasi angka rumit. Dengan banyaknya website yang
tersebar di internet, menghafalkan kombinasi angka tersebut tentu sangat sulit.
Domain terdiri dari 2 bagian , yaitu nama domain dan
extension domain, contoh mousmedia.net kata "mousmedia" adalah nama
domain dan ".net" adalah extension domain. Penamaan nama domain hanya
diijinkan menggunakan huruf, angka dan garis penghubung
Registrasi domain
Semua registrasi nama domain akan dikelola oleh ICANN.
ICANN / Internet Corporation for Assigned Names and Numbers
adalah organisasi nirlaba yang bertugas mengarahkan pengelolaan dan prosedur
beberapa pangkalan data ruang nama dan ruang numerik Internet, menjamin
kestabilan dan keamanan operasi jaringan.
Apa itu Subdomain?
Subdomain merupakan turunan dari domain Anda. Biasanya,
subdomain akan memuat kata atau nama yang lebih khusus dari keseluruhan website
Anda.Contoh : theme.mousmedia.net. Kata “theme” yang berada di depan adalah
subdomain dan “mousmedia” disebut dengan domain sedangkan ".net"
adalah extensionya.
Subdomain biasanya digunakan agar konten yang berada di
dalamnya tidak tercampur dengan konten utama dari website yang dimiliki user.
Dengan adanya subdomain ini, Anda tidak akan bingung menempatkan artikel tanpa
merusak estetika toko online Anda.
Tidak hanya berguna untuk memisahkan konten khusus dari
domain utama Anda, subdomain memiliki manfaat lain. Kegunaan subdomain diantaranya
adalah:
·
Search engine melihat subdomain sebagai website
unik yang tidak terhubung dengan domain utama Anda. Hal ini berarti, peringkat
subdomain Anda juga bisa naik dan menjajari domain utama. Tentunya, hal ini
berarti Anda bisa menggeser turun website kompetitor.
·
Jika digunakan dengan benar, subdomain juga bisa
langsung terindeks dengan cepat dan mendapatkan manfaat dari domain utama.
Selain subdomain, domain juga umumnya dibagi ke dalam tiga
kategori, yakni Top Level Domain, Second Level Domain, dan Third Level Domain.
TLD ( Top Level Domain )
Sejatinya, Top Level Domain merupakan ekstensi domain yang
berada di belakang nama website. TLD sendiri adalah ekstensi yang sudah sangat
populer. Diantaranya, .com, .net, .gov, .org
dan lain-lain. Banyak yang lebih memilih menggunakan Top Level Domain karena
berbagai alasan. Salah satunya adalah karena lebih mudah diingat dan lebih
umum.
Masing-masing TLD/ Top Level Domain sebenarnya bisa
memberikan gambaran, apa sih isi dari situs tersebut. Beberapa contoh TLD dan peruntukannya adalah sebagai berikut :
1.
.com : digunakan untuk situs atau website
komersial atau perusahaan.
2.
.net : digunakan untuk situs atau website
jaringan
3.
.biz :
digunakan untuk situs atau website bisnis
4.
.info : digunakan untuk situs atau website
informasi
5.
.org : digunakan untuk situs atau website
organisasi
6.
.tv : digunakan untuk situs atau website
televisi
7.
.edu : digunakan untuk situs atau website
pendidikan
8.
.pro : digunakan untuk situs atau website
profesi
9.
.Edu : digunakan untuk situs atau website
pendidikan dan terbatas hanya untuk pendidikan.
10.
.Mil : digunakan untuk situs atau website
angkata bersenjata atau Militer.
11.
.travel : digunakan untuk situs atau website
Bisnis Pariwisata.
Second Level Domain (SLD)
Pengertian nama domain SLD merupakan sebuah nama yang sobat
daftarkan, Contoh nama domain SLD untuk website www.mousmedia.net Second Level
Domainnya adalah " mousmedia".
Third Level Domain
Pengertian domain Third Level Domain merupakan sebuah nama
Domain yang sobat dapat berikan sebelum TLS dan SLD misalnya sobat ingin
membuat web untuk keperluan email , Letaknya berada paling depan dari kesatuan
URL nama domain yang Anda miliki. Misalnya, “www.mousmedia.net“,
maka “www” inilah yang dikategorikan
sebagai Third Level Domain.
Country Code Top Level Domain
domain tersebut akan membawa identitas negara dan
menunjukkan bahwa isi website tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang
berada di negara tersebut, seperti domain dengan akhiran inisial
negara .id, .sg, .au.
Contoh Penggunaan Country Code Top Level Domain :
1.
.cn : digunakan untuk situs atau website di
negara China
2.
.id : digunakan untuk situs atau website di
negara Indonesia
3.
.my : digunakan untuk situs atau website di
negara Malaysia
4.
.sg : digunakan untuk situs atau website di
negara Singapura
5.
.uk : digunakan untuk situs atau website di
negara Amerika
Beberapa country domain yang ada di Indonesia :
1.
.ac.id : digunakan untuk situs atau website
lembaga akademik yang ada diIndonesia
2.
.go.id : digunakan untuk situs atau website organisasi
pemerintah yang ada diIndonesia
3.
.co.id : digunakan untuk situs atau website
perusahaan komersial yang ada diIndonesia
4.
.web.id: digunakan oleh personal maupun
organisasi Indonesia.
5.
.gov.id : digunakan untuk situs atau website Pemerintahan.
Addon Domain
Addon domain adalah domain yang ditambahkan setelah Anda
memiliki domain utama. Namun, addon domain tidak bekerja seperti subdomain.
Jika subdomain masih menggunakan nama domain utama Anda, addon domain bisa
menjadi sebuah domain independen dengan konten yang sangat berbeda. Domain ini
nantinya akan masuk ke sub-direktori pada folder public_html web hosting Anda.
Meski begitu, pengunjung website kedua Anda mungkin tidak
sadar jika domain tersebut merupakan addon domain. Hal ini dikarenakan
tampilannya yang seperti sebuah website dengan domain terpisah.
Misalnya, jika contohdomain.com adalah addon domain dari
tamanbermain.com, maka folder contohdomain.com akan berada di dalam folder
public_html milik tamanbermain.com. Namun, konten yang ada di contohdomain.com
bisa sangat berbeda dari domain utamanya.
0 Response to "Mengenal Lebih dalam Domain Dan subdomain, Awal Mulai Membuat Website 2020"
Post a Comment